Thursday, July 25, 2013

Sepenggal Kenangan


Kutatap binar mata bahagiamu...
Aku bersyukur…

Karena kebahagiaanmu adalah harapan dalam setiap bait do’aku
Kulihat seutas senyum manismu…

Aku bersyukur…, karena senyumanmu adalah harapan yang selalu ingin kulihat Kunikmati nanar cahaya auramu...

Aku bersyukur…karena auramu
menunjukkan baik kesehatanmu
Mungkin aku hanyalah seorang...yang tak mampu memberi sesuatu yang berarti bagimu

Aku sadari… aku hanyalah makhluk lemah yang penuh dengan segala keterbatasan...

Terlalu banyak kelemahan tuk diungkap...

Terlalu banyak kekurangan tuk dipaparkan...

Aku hanyalah sepenggal cerita dari untaian sejarah panjang

Aku hanyalah orang yang memiliki mimpi…

ya… mimpiku adalah melihatmu bahagia selalu...

Aku memang memiliki banyak sejuta mimpi, tapi aku tak bisa wujudkan mimpi apapun yang terbaik untukmu…

Maafkan aku…, kecuali sepenggal kenangan yang bisa kau simpan di figura hatimu…

Itulah potret kenangan yang masih
kumiliki…, dan selalu tersimpan rapi di
dalam hati :)

Tak banyak cerita yang bisa kuungkap, karena kau telah tahu, dan kau adalah bagian dari alur cerita ini.

Mungkin kau tidak mengerti…, dan
ketidakmengertian itu adalah cerita yang penuh arti.

Tidak perlu kau tanya maksudku…, karena maksud hanya bisa dipahami dengan hati.

Jangan pernah ada kepedihan di balik
senyum indahmu...

Jangan pernah ada duka di saat kau genggam erat sebuah tangan...

Tak pernah ada asa yang membiru…
Tak pernah ada rasa yang terkubur…
Karena asa dan rasa itu kan tetap ada tuk selamanya.

ya… selama ada bunga mekar yang tumbuh di ladang hati

Kulihat seberkas cahaya bahagia
menghampirimu... :)

Aku bersyukur…, karena bahtera
perjalananmu akan menemukan dermaga hidupmu.

Kau tak perlu berlari lagi…, karena nun jauh di sana ada dermaga yang selalu menantimu...

Kau tak perlu merasa lelah…, karena di tengah lelahmu banyak sinar yang kan memberi kehangatan hidupmu.

Aku di sini hanya bisa berdiri…mengenang sejuta rindu yang menggebu Seraya berdo’a di ujung cakrawala senja, memanjatkan sejuta harap tuk bahagia…

bahagia… dan bahagiamu
Maafkan atas segenap khilafku selama ini...

Dari setiap kata yang tertoreh di dunia...

Dari setiap kalimat yang meluncur bak selancar di ujung samudera...

Aku tahu semua kebaikan dan ketulusanmu, maka aku bersimpuh tuk berterima kasih atas semuanya

Dari yang mencintaimu...

Published with Blogger-droid v2.0.10

0 comments:

Post a Comment